5 Jenis Lapisan Atmosfer Dan Artinya

Diposting pada

atmosfer

Salah satu objek dari geografi adalah atmosfer. Lantas, apakah kalian tahu arti atmosfer itu? Mari kita keluar rumah untuk melihat di atas permukaan bumi yang kita huni ini ada lapisan udara. Nah, lapisan udara inilah yang kita sebut dengan atmosfer.

Lalu pernahkan kalian terpikirkan kalau atmosfer ada manfaatnya atau buat kegiatan manusia sehari-hari. Disinilah tempat yang tepat untuk memahaminya. Tapi nanti ya, kita jelaskan terlebih dahulu yang lainnya.

Atmosfer sebenarnya terdiri dari beberapa gas yaitu :

  1. Nitrogen
  2. Oksigen
  3. Argon
  4. Karbondioksida
  5. Neon
  6. Helium
  7. Ozon
  8. Hidrogen
  9. Klorofluorokarbon
  10. Xenon
  11. Metana

Berdasarkan sumber yang kita peroleh bahwasannya 11 gas tersebut mempunyai karakteristik sendiri. Ada yang ketebalannya banyak dan juga ada yang sedikit. Sekarang marilah kita membahas apa aja sih jenis-jenis lapisan atmosfer, check this out guys:

Jenis Lapisan Atmosfer

  • Troposfer

Arti troposfer adalah lapisan udara yang posisinya paling bawah dibandingkan dengan yang lainnya. Kalau di garis khatulistiwa troposfer ini memiliki ukuran ketebalannya sekitar 16 km, di lokasi yang sedang ketebalannya sekitar 11 km dan kalau di kutub sana sekitar 8 km.

Lapisan troposfer ini mempunyai kedalaman sekitar 12 km. Lapisan udara ini merupakan tempatnya terjadi cuaca (angin, awan dan hujan). Suhu udara disini sekitar 27 derajat celcius, kalau dibagian atasnya sekitar -62 derajat celcius.

Teori Braak menyampaikan bahwasannya setiap naik 100 meter maka suhu akan mengalami penurunan menjadi 0,61 derajat celcius.

  • Stratosfer

Arti lapisan udara stratosfer adalah lapisan udara yang ada di atas tropopause hingga ketinggian sampai 49 km di atas permukaan laut. Di dalam stratosfer ada lapisan isothermal yang artinya lapisan yang ada di ketinggian 11 sampai 20 km dengan suhu udara mencapai kurang lebih -60 derajat celcius.

Dan yang kedua yakni lapisan inverse yang letaknya di ketinggian 20 sampai 49 km. Kalau di lapisan inverse ini maka suhu udara semakin tinggi maka akan semakin meningkat dan sampai ketinggian sekitar 49 km (suhu udara disini bisa mencapai -5 derajat celcius).

Penyebab suhu udara disini naik dikarenakan adanya gas ozon, dimana lapisan stratopause merupakan pembatas antara lapisan stratosfer dengan mesosfer.

  • Mesosfer

Lapisan mesosfer adalah lapisan udara yang ada di ketinggian antara 49-85 km di atas permukaan bumi. Di mesosfer setiap ketinggian naik sampai 1 km maka suhu akan mengalami penurunan antara 2,5-3 derajat celcius, jadi suhu di puncak mesosfer mencapai -90 derajat celcius. Pembatas antara lapisan mesosfer dengan lapisan diatasnya disebut dengan lapisan mesopause.

  • Termosfer

Lapisan termosfer ada di ketinggian antara 85-500 km di atas permukaan bumi, lapisan ini banyak yang menyebutnya lapisan panas atau hot layer. Di bagian paling bawah lapisan ini suhunya -90 derajat celcius akan tetapi di lapisan paling atasnya suhu sudah mencapai 1010 derajat celcius.

Di dalamnya terdapat lapisan ionosfer yang berada antara 85-375 km di atas permukaan bumi. Partikel ion yang dihasilkan di lapisan ionosfer ini memiliki fungsi untuk memantulkan gelombang radio, gelombang pendek dan gelombang panjang.

  • Eksosfer

Lapisan ekosfer posisinya ada di ketinggian 500 km di atas permukaan bumi, molekul yang ada di lapisan ekosfer selalu bergerak dengan kecepatan tinggi. Gravitasi bumi tak terlalu mempengaruhi molekul yang ada disini namun pengaruh yang ditumbulkan dari luar angkasa lebih besar jadi banyak molekul disini yang keluar meninggalkan atmosfer.

Dampak Positif Atmosfer Bagi Kehidupan Di Bumi

Setelah kita memahami semua jenis lapisan udara atmosfer maka sebaiknya kita juta tahu apakah lapisan udara tersebut memiliki fungsi yang berguna bagi kita dan semua makhluk hidup atau semua yang ada di bumi.

Artikel terkait :

Inilah yang akan kami terangkan di bawah agar lebih mudah memahami, saran kami kalian jangan terburu-buru membacanya. Sedikit demi sedikit saja,hehehe

  1. Sebagai pelindung bumi dari benda luar angkasa yang akan memasuki atmosfer bumi, seperti : meteor.
  2. Suhu udara yang ada di bumi lebih terjaga sehingga membuat bumi menjadi tempat yang nyaman untuk dihuni semua makhluk hidup.
  3. Dapat memantulkan kembali gelombang radio.

Dampak Positif Gas Yang Ada Di dalam Atmosfer

Selain fungsi atmosfer itu sendiri maka semua gas yang ada di dalamnya juga memiliki peranan penting bagi semuanya, yakni :

  • Nitrogen dapat membantu tanaman untuk terus tumbuh.
  • Oksigen berfungsi memberikan udara untuk pernapasan makhluk hidup.
  • Karbondioksida sebagai fotosintesis semua tanaman.
  • Neon berfungsi untuk lampu listrik
  • Ozon dapat menyerap radiasi yang dikeluarkan oleh matahari.

Kesimpulan

Kita berharap semua gas yang ada di dalam atmosfer atau semua lapisan udaranya tetap memiliki fungsi yang sama dimasa yang akan datang. Tanpa ada masalah, atau kelebihan dan kekurangan.

Oleh karena itu kita juga perlu untuk menjaga bumi dan jangan menjadi serakah untuk mengambil hasil alam yang melimpah. Kalau alam atau hutan terus berkurang maka bisa dipastikan ini dapat berdampak bagi gas yang ada di dalam atmosfer dan lapisan udaranya.

Baca juga :

Kalau sudah begitu dapat membuat kehidupan semua yang ada di bumi terganggu. Iklim yang tak menentu, panas yang berlebihan, kutub mencair, mungkin ini hanya segelintir masalah yang akan timbul nantinya kalau kita tak menjaga bumi. So go greeen guys….hehehehe dan juga paperless